Showing posts with label jalan-jalan. Show all posts
Showing posts with label jalan-jalan. Show all posts

Saturday, June 4, 2011

Air Terjun Banyu Anjlog











Pertama kali penasaran dengan air terjun tersebut adalah ketika ada temen facebook yang mengunggah foto dan diberi keterangan air terjun di Pancur Mayong Jepara.

saya penasaran karena merasa sering ke daerah tersebut dan belum pernah tahu kalau di daerah tersebut terdapat air terjun, lalu saya tanya-tanya ke teman tersebut, tapi dia hanya jawab kalau sulit menjelaskan letaknya, dan karena kita memang tidak pernah bertemu maka saya cuma memendam penasaran saya

lalu beberapa minggu yang lalu teman saya sms dan mengajak jalan-jalan kesana bareng teman-teman yg lain pada waktu liburan 2 juni 2011, dan beruntungnya saat itu di juga tidak tahu dimana tepatnya lokasi air terjun tersebut, dia cuma tahu perkiraan tempatnya

lalu 2 juni kemarin akhirnya kita berangkat. berkumpul di bunderan ngabul, kita berangkat lewat ngasem menuju pancur, setelah sampai di pancur kita kemudian bertanya pada penduduk situ, dan cuma berdasar dari peta yang dimiliki zamroni kemudian kita menyusur jalan dan akhirnya ada beberapa anak kecil yg kita tanya mengetahui keberadaan air terjun tersebut, dan woow, setelah melewati jalan aspal yang parah banget rusaknya lalu jalan bebatuan yg terjal kemudian masuk hutan dengan jalan tanah, kita masuk jalan aspal lagi yang kemudian ternyata kita masuk desa sumosari kecamatan batealit

di desa sumosari tersebut kita bertanya pada penduduk dan mereka memang tahu keberadaan air terjun tersebut walau memang informasi yang kita dapatkan memang kurang jelas, tapi lumayan membantu pencarian.

da akhirnya setelah muter-muter dan mendapatkan informasi kalau air terjun tersebut terletak di daerah Suroloyo (kalau tidak salah itu khan nama salah satu kahyangan di cerita pewayangan). setelah kita sampai daerah suroloyo kita menitipkan motor di salah satu rumah penduduk, setelah itu kita mesti melewati sekitar 300an meter persawahan lalu kemudian masuk ke bukit dan akhirnya masuk hutan di pegunungan dan kemudian akhirnya kita menyusuri sungai dan akhirnya kita sampai di air terjun tersebut. perjalanan dari penitipan motor sampai ke air terjun menghabiskan waktu sekitar 1 jam.

Air terjun banyu anjlog ini bukan termasuk air terjun yang tinggi, mungkin hanya sekitar 20 meter, tapi pertama kali saya melihatnya saya tertarik dengan batuan pada dinding air terjun

secara keseluruhan keindahan air terjun ini terletak pada keasliannya yang sepertinya belum banyak dijamah tangan manusia, ngga tahu kalo tangan jin dan genderuwo,,hiiiiii

jadi silahkan mengunjungi air terjun tersebut jika memang ada kesempatan, selamat berburu

oh ya foto-foto hasil jalan-jalan bisa dilihat di facebook saya

Monday, May 10, 2010

perjalanan ke candi prambanan






























candi prambanan,,akhirnya setelah cuman memendam keinginan selama berbulan-bulan untuk mengunjungi salah satu situs kebanggaan indonesia yaitu candi prambanan.

sabtu 8 mei 2010...perjalanan ini kemarin saya rencanakan berangkat jam 8 pagi dengan tujuan biar sampai sana tidak terlalu siang,,tapi apa mau dikata,,waktu bangun jam 3 eehhh,,malah hujan,,sempet mau membatalkan rencana,,terus tidur lagi dan jam 4 bangun lagi dan ternyata udah ngga hujan,,jadinya saya melanjutkan rencana semula,,..
berangkat dari rumah pada pukul 04:45 pagi dan sampai sampai tujuan sekitar pukul 10 pagi,,,

pada dasarnya saya sama sekali ngga tahu jalan menuju candi prambanan,,karena saya cuma tahu jalan dari jepara ke semarang. selebihnya cuman menggunakan intuisi dan bantuan dari google maps.dan karena saya berangkat sendirian, jadinya ngga ada temen buat di ajak berdiskusi..

hal baru yang saya ketahui dari perjalanan ini
1. kota salatiga ternyata kotanya adem,,ngga tahu karena sedang mendung atau memang kotanya adem
2. kota boyolali menurut kesan saya kok kecil banget dan tampaknya belum terlalu ramai
3. saya kurang tahu daerah itu masuk kabupaten boyolali ataukah kabupaten klaten,,yang jelas di daerah itu jalannya kecil,,banyak lubang and lubangnya dalem lagi
4 ternyata kota klaten saya rasakan bersahaja banget,,hanya sekitar jarak kurang dari 1 KM dari keramaian kota masih banyak persawahan

setelah sampai candi prambanan langsung menuju ke komplek candi dan berkeliling sambil foto-foto dan meikmati perjalanan sejarah ini, sedikit tips ,,kalau mau perjalanan di candi lebih banyak tahu tentang seluk beluk candi, maka berkelilinglah bersama wisatawan asing, karena biasanya mereka menggunakan guide, dengan begitu anda dapat mendapatkan penjelasan tentang candi secara gratis..

setelah merasa cukup di candi prambanan, saya melanjutkan perjalanan ke candi lain di sekitar kompleks candi prambanan,,yaitu candi lumbung yang masih dipugar,,kemudian candi bubrah yang malah seperti hanya tumpukan batu tua, dan yang terakhir yang terletak paling jauh yaitu candi sewu.

menurut legenda candi sewu adalah candi yang dibangun bandung bondowoso untuk roro jonggrang, saya pribadi kagum dengan candi ini, karena sebenarnya jumlah candinya lebih banyak, namun sayangnya kebanyakan dari candi ini dalam keadaan rusak parah,,dan sebagian baru dalam masa pemugaran. letak antara candi sewu dan candi prambanan letaknya cukup jauh,,mungkin hampir 300 meter, bagi yang tidak biasa jalan kaki tidak disarankan untuk jalan menempuhnya dengan jalan kaki, sebagai solusinya dari pengelola disediakan sarana kereta dengan ongkos ribu rupiah, tetapi jika menggunakan sarana ini kita akan mendapatkan beberapa kerugian yaitu kita tidak akan cukup puas berada di candi-candi ini karena kita hanya akan diberi waktu sekitar 5 menit..

ada satu tujuan lagi yang kemarin tidak sempat aya kunjungi yaitu candi ratu boko, dikarenakan waktu sudah siang, jika kita berminat untuk mengunjungi candi ratu boko,, dari pengelola menyediakan paket dengan transportasi gratis.

nb,,
harga tiket masuk candi prambanan Rp. 17.500
jika plus candi ratu boko tambah Rp. 10.000


time to go home,,karena udah siang,,sekitar pukul satu siang saya pulang,,dan di parkiran motor kesayangan mogok ngga mau jalan,,akhirnya mesti benerin motor di parkiran, and kemudian nyari mushola sholat and go home. sialnay saya bingung dengan jalan pulang, akhirnya bertanya sama orang, dan kemudian jalan lagi,,,SIALLL,,malah jalan di jalan satu arah,,,terus ketilang polisi..udah deh 50 ribu melayang. kemudain pulang,,dan mampir di tempat kost adik di semarang, kemudian pulang dan sampai di rumah sekitar pukul 7 malam..

huft capek,,tapi puas

Saturday, April 3, 2010

pantai yang berpasir hitam



















jepara merupakan sebuah daerah yang mempunyai garis pantai yang cukup panjang,,,dan banyak yang dijadikan objek pariwisata,,mulai dari pantai kartini sampai pungkruk

tetapi semua pantai itu berpasir putih, karena itulah ketika ada teman yang bercerita bahwa dia pernah jalan-jalan ke sebuah pantai yang mempunyai pasir berwarana hitam, saya langsung penasaran, dan menjadikan tempat itu sebagai salah satu daerah wajib kunjung di daerah jepara buat saya.

setelah berbulan-bulan,,aakhirnya jumat kemarin keinginan itu bisa terlaksana.

rencana perjalanan ini telah kami rencanakan beberapa hari sebelumnya,,tapi yah,,namanya juga rencan,,rencana berangkat jam delapan,,kok bisa-bisanya molor nyampe jam sepuluh,,,nyampe terancam ngga jadi berangkat, oooh ya lupa,,pantai yang mau kami datangi terletak di kecamatan kembang.

perjalanan kami dari jepara sampai kecamatan kembang menghabiskan waktu kurang lebih satu jam,,yah emang terlalu lama untuk ukuran normal, tapi namanya juga boncengan berpasangan, ya gimana lagi,,lalu setelah sampai di kecamatan kembang, kami belok kiri menuju lokasi yang kami tuju, dari kecamatan kembang sampai tujuan kurang lebih kami menghabiskan waktu setengah jam,,maklum diantara kami belum ada yang pernah sampai tempat itu, juadi mesti bingung-bingung dulu and nanya-nanya dulu.

kami tiba di lokasi sekitar pukul setengah dua belas siang, so karena hari jumat, kami putuskan untuk tidak langsung ke pantai tapi kami sholat jum'at dulu. dan beruntungnya pas kami sholat hujan turun, oh ya,,jumatan waktu itu adalah jumatan spesial,,karena baru kali itu saya jumatan dengan jumlah sangat sedikit, yaitu kurang dari 30 orang, itupun udah termasuk teman kami yang cewek, setelah sholat jumat, kami terpaksa harus menunggu hujan reda di masjid, yang ternyata baru jam dua hujannya reda.

setelah hujan reda, kami langsung kembali ke pantai, tapi jalannya WOWWWW, karena baru aja hujan, jalannya jadi sulit banget dilalui, karena jalan tanah dan pasir yang tidak stabil. setelah sampai pantai kami titipkan motor yang juga sebagai biaya masuk, sebesar Rp. 2000 per orang.

and now,,WOWWWWWW,,pantainya keran banget,,bener-bener pasirnya berwarna hitam, dan yang sangat menarik buat saya adalah keadaan pantainya yang masih kelihatan sangat alami, hampir tidak ada sampah dan ,,pokoknya bagus lah...di tempat ini juga sudah disediakan tempat duduk di sepanjang pantai dibawah pohon dan ada juga yang beratap, ada juga mushola (meski kecil dan kotor). tapi ada satu peraturan di pantai ini, yaitu ngga boleh berenang, karena emang pantainya sanngat berbahaya untuk dijadikan tempat berenang.

akhirnya meski belum puas, kami harus pulang, karena waktu sudah sore, sekitar jam empat kami akhirnya pulang, dan sampai di jepara pukul setengah enam sore..

]kesimpulan

tempat ini sangat saya sarankan untuk dikunjungi karena meski letaknya jauh dari ibukota kabupaten tapi "worth" untuk dikunjungi

beberapa hambatan adalah, jauh, jalan masuknya masih jelek, dan kurang nya petunjuk jalan untuk sampai ke tempat ini, dan mungkin juga karena ada pabrik penambangan pasir besi di sini

oh ya nambah dikit,,ternyata pasir hitam ini adalah pasir besi, dan saya membawa pulang, dan ketika sampai rumah,,dan didekatkan magnet, langsung nempel......