Thursday, September 16, 2010

cerita siang tentang

Keraguan itu benar adanya,kini menghampiriku dalam wajah yang begitu lugas dan nyata. Dulu sedikit jawab yang kupaksa dalam tiap tanyaku. Lebih baik bersama dengan orang yang mencintaiku daripada hidup dengan orang yang kucintai akan tetapi belum tentu punya perasaan yang sama denganku.

Ketika pertama denganmu hanya secuil rasa pemasaran yang hadir dalam wajah hariku, lalu ketika hari berlalu kita begitu dekat, dan semakin dekat, hingga akhirnya kau mencintaiku. Dan ketika bukan berlalu masih begitu banyak ragu yang hadir dan menyita sisa hari, dan selama itu, hampir semua tidak pernah setuju, orang tua, saudara, bahkan adik yang kusayangi membenciku, tapi apa entah yang begitu nyata, aku masih acuh juga dengan semua itu, padahal saat yang sama aku terlanda perasaan yang mengguncang hati, hadirnya yang kutemui di jalan, yang kuyakini tanpa melihatnya, perasaan yang hampir sama dengan cinta pertama. Tapi kebimbangan itu ahirnya jatuh dalam pelukmu, memutuskan untuk bersamamu.

Setelah semua waktu bersamamu akhirnya sayang hadir dalam wajah yang semu, dan kemudian cinta hadir dalam rona merah hari. Namun kini ragu benar-benar membuatmu sepi dalam hari. Lalu kemudian apa yang akan terjadi esok hari, saat ini semua keluarga sedikit setuju,tapi membuat ragu, dan sikap orang tua mu yang begitu mudah berucap, membuat begitu ragu.

Friday, September 3, 2010

Akhir yang Terlepas

Ingin ku merangkulmu dalam sujud yang sempurna
mendekatimu hingga semua sama,begitu saja
tapi apa daya,ku hanya yang hina berlalu dalam debu dan daki
ingin ku terus merengkuhmu hingga langit bersatu bumi,
karena saat hadirmu begitu dekat denganNya
jepara,23 ramadhan 1431

Monday, August 30, 2010

keadaan

Barusan teringat ketika dulu masih sering megang mikrofon di masjid. Jadi ingat ketika saya mengumandangkan adzan. Oh betapa sudah lama sekali, akan tetapi ada hal yang menganggu saya.
Dahulu yang biasa mengumandangkan adzan adalah anak-anak, bukan orang dewasa, dan sering kali bergantian. Tetapi ketika melihat keadaan saat ini sungguh saya merasa prihatin, betapa tidak, jangankan mengumandangkan adzan, lha tinggal sholat berjamaah di masjid saja mereka tidak mau, dan mereka lebih memilih menonton tv, bermain, bermain ps dan sebagainya.
Bahkan kalau diperhatikan, banyak juga anak sekarang yang sama sekali tidak faham dalam hal agama, dan yang lebih memprihatinkan lagi, orang tua mereka cenderung tidak perduli, dan hanya memperhatikan pendidikan ilmu material, tidak sadarkah bahwa tanpa agama, jiwa akan terasa kering.

Saturday, August 28, 2010

makin

Setelah dua hari dia ngambek,akhirnya hari ini bisa nemuin dia dan ngobrol,dan wow,masih belum sembuh juga sakit hatinya, apa mau dikata, emang aku yang salah kok-jadi maklum aja kalau dia nyampe marah gitu, setelah ngobrol ngobrol merayu akhirnya mau juga ngobrol. Setelah semua kejadian ini aku menyadari betapa aku cinta dia

Tuesday, August 24, 2010

k

jejak hujan semalam

Jejak hujan semalam
masih bersisa jejak hujan semalam
bias saat saat kita bercinta yang masih menganga
sesaat kemudian kurasakan kau dan aku bersatu
menjamu kehadiran malam dengan nafas kita yang panas
kemudian saat malam bergulir bersama tetes tangis matamu
semua telah berlalu dan hanya menjadi semu
jepara,20 agustus 2010

Tuesday, July 13, 2010

Kerinduan malam

Saat wajah meredup seperti ini
Matahari mulai meradang dan terpuruk
Dan ketika binar hanya sisa hari
Ku ingin engkau disisi hanya mengejar sepi dan lari
Menyatukan resah jiwa kita. Hingga samudra itu hanya menyisakan kisah
Dan kenangan malam yang kekal kemudian hanya bersisa cinta
Jepara 23 juni 2010

-----
 Dikirim menggunakan telepon selular Sony Ericsson

Ketika waktu menjadi pandir

Ketika waktu menjadi pandir

Kini malam menyemai ketika semua sinar meredup istirah
Lalu selintas kereta waktu itu tiba tiba melintas di halaman rumah
Padanya kutemukan bau perawan yang masih amis dan manis di tangannya terbekal seikat puisi pelangi menggiring waktu. Dan ketika remah mentari menjadi kabut yang jenuh dan mengaduh
Aksara aksara itu menemukan makna dalam mata mata
Menjadi jalang dan memutar semua hitam menjadi
Paruh warna hingga jelas semua cahaya itu
Aku membasuh wajahku dalam benam nafasnu
Sesaat kebimbangan menjelang dengan hadirnya dan dia
Karena ketika kata telah terjatuh dari jurang mahkota
Semua hanya akan menjadi pengikut yang pandir
Dan berlalu dalam sepi angin
Jepara,maret 2010

-----
 Dikirim menggunakan telepon selular Sony Ericsson

Monday, July 12, 2010

curhatan sore

sore barusan saat istirahat balik kerja,,,kaget,,ada cewek nyariin aku di rumah,,khan ya tumben-tumben ada yu,yang nyariin,,cewek lagi,lebih kaget lagi karena ternyata dia,,temen yang udah lama bangeet ngga ketemu
singkat kata, dia nyari kerja,,but sorry girl,,i dont have any idea about that, terus kumat deh penyakit saya,,,sok nebak2 kayak dukun gitu,,padahal sebenere udah tahu permaslahannya,,tapi biarin deh,,pengen denger dari orangnya langsung
yah,,memang masalah yang berat but semua tuh kesalahanmu, i just could be to become your friend and hanya bisa dengerin keluh kesahmu dan juga nyariin tissue saat km nangis,,good luck aja ya buat km